Saudagar Minang Raya

Categories
Artikel

Daftar Kota dan Kabupaten Penopang Ekonomi Sumbar

 

Pertumbuhan Perekonomian Sumatera Barat diketahui semakin tumbuh lebih baik usai memanfaatkan pandemi Covid-19 pada tahun 2020 lalu. berikut ini daftar kabupaten kota penopang Ekonomi Sumbar (Sumatera Barat) berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS).

Daftar kabupaten kota penopang Ekonomi Sumbar (Sumatera Barat)

1. Kota Padang

BPS mencatat perekonomian Kota Padang pada tahun 2020 mencapai Rp 62,22 triliun. Angka itu diketahui dari hitungan besaran produk domestik bruto regional (PDRB) atas dasar harga berlaku (ADHB).

Jika dikalkulasikan, angka ini setara dengan 25,7% dari total PDRB 19 kabupaten kota di Sumatera Barat yang mencapai Rp241,88 triliun. Perekonomian ibu kota Provinsi Sumatera Barat ini ditopang dari sektor perdagangan besar dan eceran serta transportasi dan pergudangan.

PDRB sektor perdagangan besar dan perbelanjaan eceran mencapai Rp10,21 triliun atau 16,41%, sementara sektor perdagangan besar dan pertunjukan eceran Rp9,74 triliun atau 15,66% dari total perekonomian tahun lalu.

2. Kabupaten Agam

Kabupaten Agam berada diurutan kedua daerah penopang perekonomian Sumatera Barat dengan PDRB ADHB sebesar Rp20,37 triliun.

3. Kabupaten Padang Pariaman

Kabupaten Padang Pariaman tercatat memiliki nilai PDRB ADHB sebesar Rp17,94 triliun.

4.Kota Sawahlunto

BPS mencatat Kota Sawahlunto memiliki PDRB ADHB sebesar Rp3,66 triliun.

5. Kota Solok

Kota Solok memiliki PDRB ADHB perekonomian Rp4,04 triliun.

6. Kota Padang Panjang

Kota Padang Panjang menjadi kabupaten/kota dengan PDRB ADBH terkecil, yakni hanya Rp3,47 triliun.

 

Baca juga  :

Daerah dengan PDRB per kapita tertinggi di Sumatera Barat

Kota Bukittinggi diketahui sebagai kabupaten/kota dengan PDRB per kapita tertingi, yaitu sebesar Rp65 juta pada tahun 2020.

Kemudian diikuti oleh Kota Padang dengan PDRB per kapita Rp64,67 juta, selanjutnya Kota Padang Panjang dengan PDRB per kapita Rp63,82 juta.

Selanjutnya Kabupaten Pasaman memiliki PDRB per kapita Rp31,32 juta dan Kabupaten Solok Selatan memiliki PDRB per kapita Rp31,81 juta.

Terakhir, Kabupaten Pesisir Selatan diketahui sebagai kabupaten/kota yang memiliki PDRB per kapita terendah di Sumatera Barat, yaitu hanya Rp29,96 juta.